Mar 27, 2010

Mengumpat.

Assalamualaikum w.b.t.

Alhamdulillah, bertemu kita sekali lagi bi'iznillah, untuk berkongsi sedikit sebanyak untuk mempelajari sedikit panduan dalam melayari bahtera dunia ini, insyaAllah.

kali ini, saya hendak mengulas tentang mengumpat.

apa itu mengumpat?

Mengumpat ialah menceritakan atau menyebut keburukan atau kekurangan seseorang kepada orang lain.

Definisi dari Rasulullah s.a.w. pula;
Mengumpat itu ialah apabila kamu menyebut perihal saudaramu dengan sesuatu perkara yang dibencinya. [HR Muslim]


Mengumpat itu secara definisinya, adalah perkara 'aib tentang seseorang yang kita ceritakan kepada orang lain, apabila individu tersebut tahu akan perbuatan kita, nescaya akan menimbulkan kemarahannya.


larangan mengumpat.

Firman Allah s.w.t;

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mengumpat sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. [al Hujuraat, 49:12]

dapat diumpamakan orang yang mengumpat saudaranya adalah seperti memakan daging saudaranya sendiri. alangkah jijik perbuatan itu?

Ada juga sabda nabi s.a.w. yang melarang kita mencari-cari kesalahan orang lain;

Wahai orang-orang yang beriman dengan lidahnya tetapi belum beriman dengan hatinya! Janganlah kamu mengumpat kaum muslim, dan janganlah kamu mengintip-intip ke'aibannya. Sesungguhnya, sesiapa yang mengintip saudaranya, maka Allah akan mengintip ke'aibannya, dan dia akan mendedahkannya, meskipun dia berada dalam rumahnya sendiri. [HR Abu Daud]

Tetapi jika kita menyembunyikan 'aib seseorang, nescaya ia adalah perkara yang dipuji Allah;

Barangsiapa yang menutup ke'aiban seorang muslim, nescaya Allah akan menutup ke'aibannya di dunia dan di akhirat. [HR Muslim]


larangan menyampaikan berita yang tidak jelas.

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya. [al Isra, 17:36]


janganlah kita bercerita tentang perkara yang kita tidak tahu tentangnya. lebih-lebih lagi dalam hal-hal bergossip. jauhilah gossip. sesungguhnya, setiap perkataan yang kita tutur akan dicatat oleh penjaga kiri dan kanan kita, yang tidak pernah lalai dalam menjalankan tugasnya;

Tiada ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. [Qaf, 50:18]


yakni, para malaikat Raqib dan 'Atid.

mengumpat yang diperbolehkan

dalam beberapa perkara, dibolehkan mengumpat agar keputusan yang sewajarnya dapat dilaksanakan.

antara umpatan yang diperbolehkan adalah;

1) dalam hal penganiayaan
- apabila seseorang sedang dianiaya haknya, maka wajiblah ia mengadu kepada yang berkuasa untuk menyanggah perbuatan penganiaya tersebut.

2) dalam mencegah kemungkaran
- apabila seseorang melihat sesuatu kemungkaran, maka bolehlah ia memberitahu perihal itu kepada orang yang berupaya memberhentikan kemungkaran itu.

3) sebagai pengajaran
- dibolehkan mengumpat seseorang agar generasi yang kemudian mendapat pengajaran dan membendung dari melakukan kesalahan yang sama. contohnya terdapat dalam al Qur'an sendiri, Allah menyatakan dalam pelbagai ayat tentang kezaliman dan kejahilan kaum yang terdahulu, maka umat Islam pada masa sekarang perlulah mengambil iktibar dan tidak mengulangi kesilapan itu.

4) dalam memberi penjelasan
- dalam kes ada beberapa orang yang mempunyai nama yang sama, tetapi sukar untuk membezakan antara mereka, dibolehkan mengatakan seperti "si fulan yang gemuk itu" atau "si fulan yang hitam sedikit itu" agar orang tersebut dapat mengenali si fulan itu. perlulah tanya hati masing-masing agar tidak berniat untuk mengumpat si fulan itu.

5) dalam memilih pemimpin
- pemimpin adalah seorang yang sangat penting dalam masyarakat. kerana dialah ketua kepada kalian semua. maka, dalam pemilihan seorang pemimpin, bolehlah diberitahu tentang kekurangannya agar pemimpin yang terbaik dapat dipilih supaya masyarakat dapat hidup dalam kepimpinan yang berwibawa.

6) dalam memilih isteri atau suami
- memilih isteri atau suami adalah satu perkara yang sangat penting dalam kehidupan kita, kerana dialah akan menjadi pasangan hidup kita sampai ke syurga. dalam perihal ini, dibolehkan mengumpat untuk mengetahui kekurangan bakal pasangan hidup anda, agar kita dapat memperbaiki dia, atau sebagai sesuatu yang kita perlu pasrah dengannya agar tidak menyesal di kemudian hari. oleh yang demikian, Islam menyarankan menggunakan 'orang tengah' dalam hal merisik ini agar kedua belah pihak mendapat penyelesaian yang sebaiknya. bahkan 'orang tengah' perlulah merupakan seorang yang dipercayai dan menjaga amanah, agar apabila hal merisik itu gagal, tidaklah timbul rasa malu di antara kedua belah pihak. hanya si jejaka, si gadis, dan si orang tengah sahaja yang tahu perihal tersebut.

Dari Fathimah binti Qais r.a, saya datang kepada Nabi s.a.w. dan berkata: "Sesungguhnya saya telah dilamar oleh Abul Jahm dan Mu'awiyah". Kemudian Rasulullah s.a.w. bersabda: "Adapun Mu'awiyah maka ia adalah orang miskin yang tidak mempunyai harta kekayaan, dan adapun Abul Jahm maka ia adalah orang yang suka memukul isterinya" [HR Muslim]


dalam hadis di atas, dapatlah Fathimah memilih calon suami yang terbaik. jika anda (muslimah) di posisi Fathimah, adakah anda akan memilih orang yang miskin (Mu'awiyah) ataupun orang yang suka memukul isterinya (Abul Jahm) ?

solusi agar tidak mengumpat.

1) KATA YANG BAIK, ATAUPUN DIAM
- Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia selalu berkata baik atau hendaklah ia diam. [HR Bukhari dan Muslim]

2) JAGA LIDAH
- Wahai Rasulullah, apakah yang dapat menyelamatkan itu? Baginda menjawab; "Kekanglah lidahmu, tetaplah dalam rumahmu, dan tangisilah dosamu". [HR Tirmidzi]

3) JAUHI GOSSIP
- Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna. [al Mukminun, 23:3]

4) JANGAN JADI HIPOKRIT (TALAM DUA MUKA)
- Sesungguhnya bila kami datang ke hadapan para penguasa maka kami mengatakan kepada mereka lain dengan apa yang kami katakan bila kami keluar dari hadapan mereka. Pada masa Rasulullah s.a.w., kami menganggap hal yang demikian itu termasuk perbuatan nifaq. [HR Bukhari]

5) JADILAH SAHABAT YANG SEJATI
- Barangsiapa yang menutup ke'aiban seorang muslim, nescaya Allah akan menutup ke'aibannya di dunia dan di akhirat. [HR Muslim]

Maka, janganlah mengumpat, kerana perbuatan itu adalah perbuatan yang terkutuk.

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahawa hartanya itu dapat mengekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (iaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan. yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang. [al Humazah, 104:1-9]


1 comment:

Nama Saya Alfian Arif Taib said...

sy suka post kali ni..thumbs up pres!